|
ORANG PALING TIDAK BAHAGIA IALAH MEREKA YANG PALING TAKUT PADA PERUBAHAN ~ Mognon Me Lauhlin
Berbagi di Facebook
|
|
KESEHATAN SELALU TAMPAK LEBIH BERHARGA SETELAH KITA KEHILANGANNYA.
Halaman : 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8
|
|
Adanya kasus dukun cilik asal Jombang, Ponari merupakan kritik yang kuat bagi kualitas pelayanan publik khususnya kesehatan di Jatim. Gubernur Jatim Dr H Soekarwo Senin (16/2) |
| |
|
|
|
|
Gejala messianistik mudah menjalar di Indonesia karena kita punya tradisi agama yang mendorong keyakinan adanya ke kuatan supranatural, baik lewat nabi, wali, atau tabib. Ketika berada pada titik kritis —misalnya akibat kemiskinan, kebodoh an, atau keka cauan sosial akut masyara kat akan mencari pegangan spiritual, tanpa pe duli spiritualitas itu muncul dari dukun, guru ngaji, atau siapa saja.”Ibarat tercerbur ke sungai, masyarakat butuh pegangan segera, entah itu ranting, daun, atau kotor an,”(Komaruddin Hidayat). (Kompas) |
|
”Ponari mendorong kita untuk jeda sejenak dan berkaca, sejauh mana harapan bawah sadar kita terpenuhi? Janganlah kita berhenti pada kepercayaan akan pencerahan rasional, kesejahteraan dan pertum buhan ekonomi, atau pada program formal pemerintah saja. Kita butuh pendekatan kemanusiaan yang transendental, utuh, dan memenuhi harapan masyarakat,” (Sindhunata). (Kompas) |
| |
|
|
Fenomena dukun cilik Ponari akan hilang dengan sendirinya, dalam waktu dekat. "Fenomena seperti ini tidak akan berlangsung lama karena akan hilang sendiri. Mengenai kapan itu akan terjadi, tergantung situasi dan kondisi masyarakat," Biasanya fenomena itu akan berakhir kalau sudah ada unsur komersial. "Karena kesaktian seseorang itu didasari syarat-syarat moral, di antaranya yang paling utama adalah membantu orang lain tanpa pamrih. Jadi secara otomatis, kesaktian seseorang akan sirna, jika sudah berorientasi pada materi," Prof. Dr. Tadjoer Ridjal,TEMPO Interaktif |
|
| |
|
|
|
|
Ponari.9f.Com © 2009 :: Baron van Ronggolawe |
|
|